Istanbul E-pass includes discounted 2 Days 1 Night Pamukkale & Ephesus Tour from Istanbul with English speaking professional guide. Discounted tours can be booked for out of pass validity days.
| |
Istanbul E-pass Holders Price |
Regular Price |
| |
Harga per orang* |
Harga Single** |
Harga per orang* |
Harga Single** |
| Tur Ephesus & Pamukkale 2 Hari 1 Malam dari Istanbul dengan Pesawat |
€ 390 |
€ 440 |
€ 475 |
€ 560 |
*Harga per orang berarti harga untuk 1 pengunjung dari kelompok minimal 2 orang. Menginap di kamar ganda.
**Harga Single berarti pengunjung tunggal menginap di kamar sendiri.
Contoh Itinerary untuk Tur Pamukkale & Ephesus 2 Hari 1 Malam
Hari 1
Penjemputan dini pagi (sekitar pukul 03:00-04:00) dari hotel Anda di Istanbul
Transfer pribadi ke bandara untuk penerbangan ke tur Pamukkale
Berkumpul di bandara dan transfer ke titik awal tur.
Kunjungan Pamukkale & Hierapolis (Hierapolis (Kota Suci) - Nekropolis (tumulus, sarkofagus, dan makam berbentuk rumah) - Gerbang Domitian - Jalan Utama - Gerbang Bizantium - Kuil Apollo – Teater Plutonium – teras travertin - Cleopatra’s Pool)
Akomodasi di Selcuk atau Kusadasi
Hari 2
Penjemputan sekitar pukul 08:30-09:00 untuk Tur Ephesus
Kunjungan Kota Kuno Ephesus (Kuil Artemis - Perpustakaan Celsus - Teater Agung - Rumah Perawan Maria)
Transfer ke Bandara Izmir
Penerbangan ke Istanbul
Transfer pribadi ke hotel Anda di Istanbul
- Hierapolis (Kota Suci)
- Nekropolis (tumulus, sarkofagus, dan makam berbentuk rumah), Gerbang Domitian, Jalan Utama, Gerbang Bizantium, Kuil Apollo, Kolam Antik Cleopatra (biaya masuk tambahan)
- Kota Kuno Ephesus
- Rumah Perawan Maria
Harga termasuk
- 2 tiket pesawat domestik
- 2 transfer bandara pribadi di Istanbul
- 1 shuttle grup reguler dari Bandara Denizli ke Pamukkale
- 2 kali makan siang selama tur
- Tur Pamukkale & Ephesus reguler 2 Hari dengan pemandu berbahasa Inggris
- 1 malam akomodasi di hotel bintang 3 di Kusadasi atau Selcuk
- Transportasi dengan minibus ber-AC selama tur
- Biaya masuk
Harga tidak termasuk
- Minuman saat makan siang
- Makan malam
- Tiket masuk Kolam Antik Cleopatra di Pamukkale
- Biaya pribadi
- Tip (opsional)
Pamukkale
Travertin Pamukkale terdiri dari banyak kolam besar dan kecil. Harmoni sumber air dengan berbagai ukuran satu sama lain menciptakan pemandangan yang memukau. Penduduk yang tinggal di daerah tersebut dulu membangun pemandian yang fungsional dan megah di kawasan ini.
Hierapolis
Berjarak 18 km dari kota Denizli. Kota kuno Hierapolis, yang terletak di utara kota, disebut sebagai Kota Suci dalam literatur arkeologi. Nama ini berasal dari keberadaan banyak kuil dan struktur keagamaan lainnya yang dikenal di kota ini. Hierapolis menganut prinsip-prinsip urbanisasi Hellenistik hingga gempa besar pada masa pemerintahan Kaisar Romawi Nero dan karenanya mempertahankan struktur uniknya.
Ephesus
Kota Kuno Ephesus, salah satu dari 7 keajaiban dunia, terletak di Izmir. Karya arsitektur yang unik ditemukan di Ephesus. Ini adalah salah satu kota terpenting pada Zaman Kuno. Kota ini telah berdiri selama ribuan tahun. Terdapat simbol urbanisasi tingkat tinggi, arsitektur, dan sejarah keagamaan di Kota Kuno Ephesus. Kota ini berisi artefak dari banyak peradaban berbeda, terutama Hellenistik dan Romawi.
Di Mana Ephesus dan Pamukkale Terletak di Turki?
Ephesus dan Pamukkale adalah dua destinasi ikonik Turki, terletak di bagian barat negara tersebut. Ephesus, sebuah kota kuno, terletak di dekat kota Selcuk di provinsi Izmir, sekitar 70 kilometer selatan kota Izmir. Situs arkeologi ini berada dekat pantai Aegea, menjadikannya pemberhentian yang nyaman bagi pelancong yang menjelajahi wilayah pesisir Turki.
Pamukkale, terkenal dengan teras travertin putih dan mata air panasnya, terletak di provinsi Denizli, sekitar 200 kilometer tenggara Ephesus. Kedua destinasi ini sering dipadukan dalam itinerary perjalanan karena kedekatan dan daya tariknya yang saling melengkapi.
Mengapa Ephesus dan Pamukkale Menjadi Destinasi Wisata Populer?
Kedua Ephesus dan Pamukkale menarik jutaan pengunjung setiap tahun karena signifikansi historis, kultural, dan alaminya.
- Ephesus menawarkan gambaran tentang peradaban Yunani dan Romawi kuno, dengan reruntuhan dan landmark yang terawat seperti Perpustakaan Celsus dan Teater Agung.
- Pamukkale memukau pengunjung dengan teras travertin putihnya yang menakjubkan, dipenuhi air panas, dan kota kuno Hierapolis, yang memadukan sejarah dengan keindahan alam.
Daya tarik gabungan mereka menjadikan situs-situs ini destinasi yang wajib dikunjungi bagi mereka yang tertarik pada sejarah kaya Turki dan lanskapnya yang menakjubkan.
Apa Pentingnya Sejarah Ephesus?
Ephesus adalah salah satu situs arkeologi paling signifikan di dunia, menunjukkan kebesaran peradaban kuno. Kota ini berfungsi sebagai pusat perdagangan utama dan pusat budaya pada zaman dahulu, berkat lokasi strategisnya dekat Laut Aegea.
Kota ini terkait erat dengan penyebaran Kekristenan awal; disebutkan dalam Alkitab dan menjadi tempat kunjungan Santo Paulus selama perjalanan misinya. Ephesus juga menjadi rumah bagi Kuil Artemis, salah satu dari Tujuh Keajaiban Dunia Kuno, yang menyoroti pentingnya secara religius.
Siapa yang Membangun Ephesus, dan Bagaimana Perkembangannya Seiring Waktu?
Asal usul Ephesus bermula pada abad ke-10 SM ketika didirikan oleh bangsa Yunani kuno. Kota ini kemudian berkembang pesat di bawah kekuasaan Romawi, menjadi salah satu kota terbesar di Kekaisaran Romawi. Pada periode ini, banyak bangunan ikonik dibangun, termasuk Perpustakaan Celsus dan Kuil Hadrian.
Selama berabad-abad, Ephesus mengalami beberapa transformasi akibat invasi, bencana alam, dan pergeseran jalur perdagangan. Pada era Bizantium, kota ini kehilangan banyak kepentingannya namun tetap menjadi situs religius penting. Saat ini, reruntuhannya berdiri sebagai bukti sejarahnya yang kaya dan berlapis.
Apa Landmark yang Wajib Dilihat di Ephesus?
Saat mengunjungi Ephesus, ada beberapa landmark yang tidak boleh Anda lewatkan:
- Perpustakaan Celsus: Fasade megah yang pernah menyimpan ribuan gulungan, melambangkan pencapaian intelektual kota ini.
- Teater Agung: Amfiteater besar yang dapat menampung hingga 25.000 penonton, menunjukkan kehidupan budaya dan sosial kota.
- Kuil Artemis: Meskipun hanya tersisa reruntuhan, situs ini mewakili kemegahan salah satu Tujuh Keajaiban Dunia Kuno.
- Rumah Teras: Area perumahan mewah yang memberi wawasan tentang kehidupan sehari-hari warga Ephesus yang kaya.
- Jalan Curetes: Jalan yang terawat baik, dipenuhi kolom dan patung kuno, menghubungkan beberapa landmark utama.
Menjelajahi situs-situs ini dengan tur Ephesus yang dipandu akan meningkatkan pengalaman dengan memberikan konteks sejarah dan wawasan.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Ephesus dan Pamukkale?
Waktu terbaik untuk mengunjungi Ephesus dan Pamukkale adalah pada musim semi (April hingga Juni) dan musim gugur (September hingga November). Bulan-bulan ini menawarkan cuaca yang menyenangkan, sehingga nyaman untuk menjelajahi reruntuhan terbuka dan teras travertin.
Musim panas (Juli hingga Agustus) bisa sangat panas, terutama di Ephesus, di mana naungan terbatas. Jika Anda berencana berkunjung pada periode ini, disarankan mengikuti tur pagi dini atau sore. Musim dingin (Desember hingga Februari) lebih sejuk, tetapi hujan sesekali dapat memengaruhi rencana Anda, terutama di Pamukkale.
Untuk pengalaman tak terlupakan, pertimbangkan mengunjungi saat matahari terbit atau terbenam, terutama di Pamukkale, ketika travertin tampak indah diterangi cahaya.