Temukan Basilica Cistern, sebuah tempat yang dipenuhi kisah-kisah kuno yang tersembunyi di bawah kota yang ramai. Sarnıc ini seperti ruang besar dengan pilar-pilar tinggi dan patung-patung misterius. Dahulu, seorang kaisar bernama Justinian I membangunnya, dan kemudian, seorang pria Prancis bernama Petrus Gyllius menemukannya lagi. Berkat Istanbul E-pass, kunjungan Anda menjadi mudah. Dengan pass ini, Anda bisa melewati antrean dan menikmati tur berpemandu, sehingga menjelajahi Basilica Cistern terasa sederhana dan menyenangkan. Yang membuat kunjungan Anda makin menikmati waktu adalah Istanbul E-pass. Seperti tiket ajaib yang memungkinkan Anda melewati antrean dan mempelajari hal-hal menarik dari tur berpemandu. Jadi, ikutlah dan gunakan Istanbul E-pass agar perjalanan Anda ke Basilica Cistern menjadi mudah serta penuh kegembiraan.
Terbuat dari Marmer
Dibangun di tempat yang dahulu berdiri Stoa Basilica, Basilica Cistern sungguh mengagumkan. Terdapat 336 pilar marmer, masing-masing setinggi 9 meter. Pilar-pilar ini, dengan gaya yang berbeda seperti Korintus, menopang struktur besar yang dapat menampung 80.000 ton air. Ini adalah sarnıc tertutup terbesar di Istanbul, dengan panjang 140 meter dan lebar 70 meter.

Air untuk Kota
Dalam waktu yang lama, sarnıc ini memastikan air mengalir hingga Istana Agung dan bangunan lainnya. Air dari Akueduk Hadrianus mengalir melalui 336 pilar, yang berjarak 4,80 meter. Pengaturan ini menunjukkan betapa cerdasnya para insinyur Bizantium.
Hilang dan Ditemukan Kembali
Pada abad ke-16, seorang pria Prancis bernama Petrus Gyllius menemukan kembali sarnıc ini. Walaupun warga setempat sudah mengetahuinya, tempat itu telah terlupakan. Gyllius mengukurnya, menghitung jumlah pilar, dan menuliskan bagaimana orang-orang dulu mendapatkan air serta menggunakan perahu dayung di dalamnya. Seiring waktu, sarnıc ini diperbaiki oleh Kesultanan Utsmaniyah dan pihak lainnya.
Medusa yang Misterius
Saat proses pembersihan pada 1985-1987, mereka menemukan sesuatu yang keren, kepala-kepala Medusa! Digunakan sebagai alas untuk pilar, patung Romawi ini menambah sentuhan magis. Diletakkan secara horizontal dan terbalik, kepala-kepala Medusa ini masih membuat orang penasaran.

Kini Menjadi Museum
Setelah diperbaiki pada tahun 1987, Basilica Cistern berubah menjadi museum. Dikelola oleh Pemerintah Kota Metropolitan Istanbul, ini bukan sekadar tempat untuk barang-barang lama. Mereka juga menampilkan pameran temporer, acara budaya, dan pertunjukan seni. Museum ini kini menjadi bagian besar dari budaya Istanbul.
Explorasi Mudah dengan E-pass
Untuk kunjungan yang lancar, gunakan Istanbul E-pass. E-pass ini membantu Anda melewati antrean di Basilica Cistern dan memberi Anda tur berpemandu. Tur-tur ini membagikan kisah tentang masa lalu sarnıc serta fitur-fiturnya yang menarik. Klik di sini untuk memesan tur berpemandu Basilica Cistern dan nikmati akses skip antrean!

Basilica Cistern adalah destinasi wajib bagi siapa pun yang penasaran dengan harta karun tersembunyi di kota ini. Jelajahi Basilica Cistern yang menakjubkan di Istanbul, tersembunyi di bawah jalan-jalan yang ramai. Kagumi pilar-pilar marmer yang menjulang tinggi dan Medusa yang misterius saat Anda menyusuri sejarah kota yang kaya. Pelajari tentang Kaisar Justinian I, penemuan kembali oleh Petrus Gyllius, dan upaya restorasi oleh Pemerintah Kota Metropolitan Istanbul. Untuk kunjungan tanpa repot, gunakan Istanbul E-pass. Lewati antrean, nikmati tur berpemandu, dan nikmati keajaiban harta karun bawah tanah ini. Jangan lewatkan pengalaman luar biasa ini — Basilica Cistern menanti penemuan Anda dengan kemudahan dari Istanbul E-pass!