Menara Maiden dikelilingi oleh banyak mitos, legenda, dan cerita. Beberapa
mitos Menara Maiden dikaitkan dengan periode-periode berbeda dalam
sejarah menara, sementara legenda Menara Maiden lainnya berasal
dari kisah-kisah yang telah diwariskan dan mengalami perubahan seiring waktu.
Dalam panduan ini, Anda dapat menemukan empat cerita Menara Maiden
yang paling terkenal dan mempelajari legenda di balik
landmark ikonik Istanbul ini sebelum kunjungan Anda.
Raja dan Putrinya
Legenda yang paling terkenal diceritakan tentang Menara Maiden adalah kisah seorang raja dan
putrinya. Setelah seorang peramal memperingatkan raja bahwa putrinya akan
meninggal akibat gigitan ular, ia membangun sebuah menara di atas bebatuan di
lepas pantai Salacak dan menempatkan putrinya di sana untuk melindunginya. Sang raja secara teratur mengirim
keranjang berisi makanan kepada putrinya. Namun suatu hari,
seekor ular yang bersembunyi di dalam keranjang buah mencapai menara dan menggigit
sang putri, menyebabkan kematiannya meskipun semua upaya ayahnya
untuk melindunginya.
Battal Gazi
Legenda lain yang terkait dengan Menara Perawan adalah kisah tentang
Battal Gazi. Menurut kisah tersebut, penguasa setempat menempatkan
putri dan harta bendanya di menara untuk melindungi mereka dari Battal Gazi,
dengan keyakinan bahwa perairan Bosphorus akan menjaga mereka tetap aman. Battal Gazi akhirnya mencapai menara dengan perahu,
mengambil putri penguasa
dan harta bendanya, lalu kembali ke pantai. Setelah itu, ia naik kuda dan
meninggalkan Üsküdar, sebuah cerita yang secara tradisional dikaitkan dengan
ungkapan Turki yang terkenal, “Atı alan Üsküdar'ı geçti.”
Temukan Menara Perawan di Balik Kisah-Kisah
Pelajari detail masuk, informasi pengunjung, dan apa yang bisa diharapkan sebelum kunjungan Anda.
Lihat Panduan Menara Perawan
Pahlawan dan Leander
Salah satu legenda paling romantis yang terkait dengan Menara Maiden adalah kisah
Hero dan Leander. Menurut kisahnya, Hero tinggal di sebuah
menara di tepi air, sementara Leander tinggal di seberang sana dan berenang
menyeberangi selat setiap malam untuk bertemu dengannya. Hero menyalakan
sebuah lampu di menara untuk membimbing Leander menembus kegelapan. Pada suatu
malam yang penuh badai, angin memadamkan cahaya dan Leander
tersesat di
perairan yang ganas lalu tenggelam. Ketika Hero mengetahui
kematiannya, ia
diliputi kesedihan dan mengakhiri hidupnya sendiri.
Cinta Menara Maiden dan Menara Galata
Kisah populer lainnya menceritakan tentang kisah cinta antara
Menara Maiden dan Menara Galata. Menurut legenda,
kedua menara itu telah saling mengagumi dari sisi yang berlawanan di
Istanbul selama berabad-abad, namun Bosporus di antara keduanya mencegah
mereka untuk pernah bertemu. Konon Menara Galata telah menulis surat-surat yang
menyatakan cintanya kepada
Menara Maiden. Ketika Hezarfen Ahmed Celebi memulai
penerbangan legendarisnya dari Menara Galata menuju Üsküdar, ia membawa
surat-surat tersebut menyeberangi Bosporus dan menyerahkannya kepada
Menara Maiden, akhirnya mengungkap
perasaan Menara Galata.
Sumber
Legenda-legenda yang ditampilkan dalam artikel ini didasarkan pada kisah-kisah yang disajikan di
situs resmi Menara Maiden milik
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Türkiye.
Sumber Resmi:
Legenda-Legenda Menara Maiden – Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Republik Türkiye